Sertifikasi ISO 22000 - Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Sertifikasi ISO 22000 - Sistem Manajemen Keamanan Pangan





Menurut Wikipedia ISO 22000 merupakan sebuah standar yang dikembangkan oleh International Organization for Standardization yang berhubungan dengan keamanan pangan. Pada Dasarnya standar ini merupakan standar turunan dari ISO 9001.
Keamanan pangan berkaitan dengan adanya bahaya yang dibawa oleh makanan pada saat di konsumsi. Oleh karena resiko keamanan pangan dapat timbul pada tingkatan apapun di-industri pangan, pengendalian yang sesuai sangatlah penting untuk diterapkan. Oleh karenanya, beragam upaya dari berbagai pihak dalam industri pangan sangatlah diharapkan.

ISO 22000 telah selaras dengan ISO 9001 untuk meningkatkan kompatibilitas dari kedua standar. Standar Internasional ini mengintegrasikan prinsip-prinsip dalam sistem HACCP dan menerapkan langkah-langkah yang telah dikembangkan oleh Codex Alimentarius Commission.
Sistem ini berfokus pada perbaikan secara terus-menerus. Hal ini dilakukan dengan Rapat Tinjauan Manajemen, Audit Internal, Tindakan korektif dan pencegahan, Pemantauan Kualitas Mutu dan Analisis Data.

Siapa Pengguna ISO 22000

Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 2200 ini bisa diterapkan di seluruh organisasi maupun perusahaan tanpa melihat besar atau kecilnya perusahaan tersebut dan letak geografis atau lokasi organisasi/perusahaan anda berada. Organisasi Internasional untuk Standardisasi, mengembangkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Standar tersebut berlaku untuk setiap perusahaan dalam industri makanan, dari para petani, produsen dan jasa pengangkutan untuk pembuat paket dan pengecer.
Menjadikan organisasi menjadi pilihan pemasok dan secara umum menunjukkan komitmen organisasi terhadap keamanan pangan.
Membangun kepercayaan kepada para stakeholder
Mengatur, mengindentifikasi, dan mengatasi resiko keamanan pangan
Melindungi Merk dan Perusahaan

Manfaat Sertifikasi ISO 22000 :

  • Dapat memberikan jaminan keamanan produk yang dihasilkan
  • Dapat meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok
  • Dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan dari pelanggan
  • Dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia
  • Dapat meningkatkan produktivitas organisasi serta efisiensi organisasi
  • Dapat memberikan jaminan sistem perbaikan yang terus menerus
  • Sebagai media untuk pengambilan keputusan yang faktual

No comments:

Post a Comment